Menu ✖

Otomatis
BERITA UTAMA

Info Desa

Kebakaran Lahan Kosong di Kajen Pekalongan, Rumput Kering dan Bambu Terbakar

badge-check

etugas gabungan memadamkan kebakaran lahan kosong di Dukuh Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan. Perbesar

etugas gabungan memadamkan kebakaran lahan kosong di Dukuh Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan.

Api muncul dari lahan kosong di kawasan Perumahan Kajen Permai Indah. Petugas gabungan bergerak cepat setelah warga melaporkan kobaran api yang diduga berasal dari bekas pembakaran sampah.

PEKALONGAN — Kebakaran lahan kosong Kajen Pekalongan terjadi di kawasan Perumahan Kajen Permai Indah, Dukuh Nyamok RT 005/RW 002, Desa Nyamok, Kecamatan Kajen, Kabupaten Pekalongan, Minggu (13/9/2026) sore. Kobaran api membakar rumput kering dan sebagian dapuran bambu yang telah roboh di lahan kosong tersebut.

Peristiwa kebakaran tersebut diketahui warga sekitar pukul 16.15 WIB. Api sempat membesar karena material yang terbakar berupa rumput kering dan bambu yang berada di area lahan kosong.

ChatGPT Image 21 Sep 2026 22.56.37

peristiwa tersebut tidak ada menelan korban jiwa maupun luka. Api juga tidak sampai merembet ke permukiman warga maupun bangunan di sekitar lokasi.

Kebakaran Lahan Kosong Kajen Diketahui Warga

Kebakaran tersebut diketahui warga yang sedang berada di teras rumah merasakan hawa panas dari arah kebun yang berada di belakang rumah.

Merasa curiga, keduanya kemudian melakukan pengecekan ke arah sumber panas tersebut. Saat tiba di lokasi, warga mendapati kobaran api telah membakar rumput kering serta sebagian dapuran bambu yang berada di lahan kosong.

Melihat kondisi tersebut, warga segera menghubungi Polsek Kajen untuk meminta bantuan penanganan.

Laporan tersebut langsung ditindaklanjuti petugas dengan meneruskan informasi kepada Damkar Kabupaten Pekalongan serta piket Koramil Kajen.

Petugas Gabungan Padamkan Api

Setelah menerima laporan, petugas langsung bergerak menuju lokasi. Petugas Polsek Kajen bersama personel pemadam kebakaran dan Koramil Kajen kemudian melakukan pemadaman secara bersama-sama.

Langkah cepat tersebut dilakukan untuk mencegah kobaran api meluas ke area sekitar, mengingat lokasi kebakaran berada tidak jauh dari lingkungan permukiman.

Kasubsi Penmas Sihumas Polres Pekalongan Iptu Suwarti, S.H., mengatakan respons cepat dilakukan setelah laporan kebakaran diterima guna memastikan api tidak meluas dan membahayakan masyarakat.

“Petugas Polsek Kajen langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dan berkoordinasi dengan Damkar serta Koramil Kajen. Pemadaman dilakukan secara bersama-sama untuk mencegah api meluas,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Lahan Seluas Sekitar 150 Meter Persegi Terbakar

Berdasarkan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 150 meter persegi.

Dari keterangan saksi, api diduga bermula dari bekas pembakaran sampah yang berada di sebelah sungai, tepat di bawah dapuran bambu.

Meski demikian, dugaan tersebut tetap menjadi keterangan awal berdasarkan informasi saksi di lokasi. Api kemudian membakar rumput kering dan sebagian dapuran bambu yang kondisinya sudah roboh.

Kondisi material yang kering membuat api berpotensi cepat menjalar apabila tidak segera dilakukan penanganan.

Beruntung, petugas gabungan bergerak cepat sehingga kobaran api dapat dikendalikan dan tidak meluas ke wilayah sekitar.

Api Berhasil Dipadamkan Sekitar Pukul 17.25 WIB

Setelah berjibaku melakukan pemadaman, petugas akhirnya berhasil memastikan seluruh kobaran api benar-benar padam sekitar pukul 17.25 WIB.

Petugas kemudian memastikan tidak terdapat titik api yang berpotensi kembali menyala dan menyebabkan kebakaran susulan.

Dalam kejadian tersebut, tidak ditemukan korban jiwa maupun korban luka. Selain itu, berdasarkan keterangan yang dihimpun, tidak terdapat kerugian materiil akibat kebakaran tersebut.

Peristiwa ini sekaligus menjadi pengingat bahwa lahan kosong yang dipenuhi rumput kering dan material mudah terbakar memiliki potensi menjadi sumber kebakaran, terutama apabila terdapat aktivitas pembakaran di sekitarnya.

Polisi Imbau Warga Tidak Membakar Sampah Sembarangan

Iptu Suwarti mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati ketika melakukan aktivitas yang berhubungan dengan api, terutama pembakaran sampah di sekitar lahan kosong, kebun, maupun area yang banyak ditumbuhi rumput kering.

Menurutnya, api yang awalnya terlihat kecil dapat dengan cepat membesar apabila berada di dekat material kering dan mudah terbakar, seperti dalam keteranga resmi Tribratanews Polres Pekalongan.

“Masyarakat kami imbau untuk lebih berhati-hati terhadap aktivitas pembakaran, khususnya di sekitar lahan kosong yang ditumbuhi rumput kering atau terdapat material yang mudah terbakar. Pastikan api benar-benar padam setelah kegiatan selesai,” pungkasnya.

Kewaspadaan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mencegah terjadinya kebakaran di area lahan kosong, terlebih ketika terdapat material kering yang mudah terbakar di sekitar permukiman.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kebakaran Warung Kesesi Menghebohkan, Dakam Terluka Saat Tuang Bensin

2 Okt 2026 - 07:45 WIB

Kebakaran Warung Kesesi Menghebohkan, Dakam Terluka Saat Tuang Bensin

Pendaftaran Bakal Calon Kades Werdi Disorot, Legalisir Lama dan Perbedaan Nama Jadi Pertanyaan

28 Sep 2026 - 12:08 WIB

Pendaftaran Bakal Calon Kades Werdi Disorot, Legalisir Lama dan Perbedaan Nama Jadi Pertanyaan

Kebakaran Hutan Perhutani di Petak 73G RPH Sigugur Pekalongan, Petugas Pantau Pergerakan Api

20 Sep 2026 - 12:04 WIB

Kebakaran Hutan Perhutani di Petak 73G RPH Sigugur Pekalongan, Petugas Pantau Pergerakan Api

Kebakaran Gudang Mebel dan 3 Rumah di Bojong Pekalongan, Kerugian Capai Rp500 Juta

18 Sep 2026 - 06:51 WIB

Kebakaran Gudang Mebel dan 3 Rumah di Bojong Pekalongan, Kerugian Capai Rp500 Juta

PTSL Sendangguwo Diduga Tembus Rp3,1 Miliar, Warga Desak Aparat Bongkar Dugaan Pungutan

5 Sep 2026 - 15:49 WIB

PTSL Sendangguwo Diduga Tembus Rp3,1 Miliar, Warga Desak Aparat Bongkar Dugaan Pungutan
Trending di Headline