Menu ✖

Otomatis
BERITA UTAMA

Nasional

Kapolres Pekalongan Hadiri Istighosah Kebangsaan, 5.000 Warga Padati Lapangan Logandeng

badge-check

Kapolres Pekalongan Hadiri Istighosah Kebangsaan, 5.000 Warga Padati Lapangan Logandeng Perbesar

Pengajian Umum dan Istighosah Kebangsaan di Desa Logandeng, Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, menghadirkan Gus Miftah, Gus Azmi, dan grup band Aftershine. Pengamanan gabungan TNI-Polri bersama unsur terkait memastikan kegiatan berlangsung aman dan kondusif.

 

ChatGPT Image 21 Sep 2026 22.56.37

PEKALONGAN — Istighosah Kebangsaan Karangdadap di Lapangan Sepak Bola Desa Logandeng, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan, Minggu (13/9/2026) malam, berlangsung meriah dan dihadiri sekitar 5.000 masyarakat. Kegiatan tersebut dihadiri Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., serta menghadirkan Gus Miftah, Gus Azmi dan penampilan grup band Aftershine.

Berdasarkan data panitia dan petugas pengamanan, jumlah masyarakat yang hadir dalam kegiatan tersebut diperkirakan mencapai sekitar 5.000 orang.

Besarnya jumlah massa membuat aspek keamanan dan ketertiban menjadi perhatian utama. Untuk memastikan seluruh rangkaian acara berjalan lancar, pengamanan dilakukan secara terpadu dengan melibatkan personel gabungan dari berbagai unsur.

Hadir dalam kegiatan tersebut Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., Wakapolres Pekalongan Kompol M. Farid Amirullah, S.H., M.H., serta Dandim 0710 Pekalongan yang diwakili Danramil Kedungwuni Kapten Inf. Nur Hajari.

Selain itu, kegiatan juga dihadiri tokoh lintas agama, Forkopimcam Karangdadap, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta warga setempat.

Pengamanan melibatkan unsur TNI-Polri, Satpol PP, Damkar, PMI, dan Banser. Sinergi tersebut dilakukan untuk mengantisipasi berbagai potensi gangguan mengingat kegiatan berlangsung dengan jumlah peserta yang cukup besar hingga malam hari.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf mengatakan, kehadiran jajaran kepolisian dalam kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat.

“Pengamanan kami lakukan secara maksimal dengan melibatkan personel gabungan. Tujuannya agar seluruh rangkaian kegiatan dapat berjalan aman, tertib dan masyarakat merasa nyaman selama mengikuti acara,” ujar Rachmad.

Menurutnya, kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat membutuhkan kesadaran serta kepedulian seluruh pihak. Karena itu, kepolisian mengapresiasi keterlibatan berbagai unsur dalam menjaga keamanan selama acara berlangsung.

“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban. Kegiatan yang melibatkan ribuan orang membutuhkan kesadaran dan kepedulian bersama agar semuanya dapat berlangsung dengan baik,” katanya.

Gus Miftah Berikan Bantuan Rp30 Juta

Selain diisi kegiatan keagamaan dan kebangsaan, Istighosah Kebangsaan di Desa Logandeng juga diwarnai dengan aksi sosial.

Saat menyampaikan mauidhoh hasanah, Gus Miftah memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp30 juta untuk membantu renovasi rumah salah seorang warga Kabupaten Pekalongan. Antusiasme masyarakat terlihat dalam Istighosah Kebangsaan Karangdadap yang berlangsung di Desa Logandeng.

Bantuan tersebut diberikan kepada Bambang, warga Desa Kebonrowopucang, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan.

Selanjutnya, bantuan tersebut dititipkan kepada Kapolres Pekalongan untuk membantu proses renovasi rumah penerima bantuan.

Kapolres Pekalongan menyampaikan bahwa proses pembangunan rumah tersebut diharapkan mendapat pendampingan dan pengawalan agar bantuan dapat digunakan sesuai peruntukannya.

“Bantuan ini merupakan bentuk kepedulian kepada masyarakat. Kami akan membantu mengawal prosesnya agar pembangunan rumah dapat berjalan dengan baik dan bantuan tersebut benar-benar memberikan manfaat bagi penerima,” tutur Rachmad.

Penampilan Aftershine Meriahkan Acara

Setelah rangkaian kegiatan keagamaan dan penyampaian mauidhoh hasanah, acara dilanjutkan dengan penampilan grup band Aftershine.

Antusiasme masyarakat terlihat sepanjang kegiatan. Meski jumlah pengunjung mencapai sekitar 5.000 orang dan acara berlangsung hingga malam hari, situasi secara umum tetap berjalan aman, tertib, dan kondusif.

Petugas juga melakukan sejumlah langkah antisipasi terhadap potensi gangguan keamanan, terutama kepadatan kendaraan ketika massa meninggalkan lokasi secara bersamaan.

Selain persoalan lalu lintas, petugas mengantisipasi kemungkinan terjadinya tindak kriminal di tengah kerumunan masyarakat.

Kapolres Pekalongan mengimbau masyarakat yang membawa kendaraan agar tetap mematuhi arahan petugas dan menjaga ketertiban selama berada di lokasi maupun ketika perjalanan pulang.

“Kami mengimbau masyarakat yang membawa kendaraan untuk tetap tertib, mengikuti arahan petugas dan menjaga barang-barang berharga. Jika membutuhkan bantuan, segera hubungi petugas yang berada di lokasi,” pungkasnya.

Kegiatan Pengajian Umum dan Istighosah Kebangsaan di Desa Logandeng, Kecamatan Karangdadap, Kabupaten Pekalongan tersebut akhirnya dapat berlangsung dengan aman dan kondusif. Seluruh rangkaian Istighosah Kebangsaan Karangdadap berlangsung aman, tertib dan kondusif hingga acara selesai.

Pengamanan tidak hanya difokuskan pada area utama kegiatan, tetapi juga dilakukan di sejumlah titik sekitar lokasi. Petugas mengatur arus kendaraan dan membantu masyarakat yang membutuhkan informasi maupun bantuan selama kegiatan berlangsung. Langkah tersebut dilakukan untuk mencegah terjadinya penumpukan massa serta memastikan masyarakat dapat meninggalkan lokasi dengan tertib setelah seluruh rangkaian acara selesai.

Sinergi antara TNI-Polri, pemerintah daerah, unsur pengamanan, panitia, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan warga menjadi bagian penting dalam menjaga kelancaran kegiatan yang dihadiri ribuan masyarakat tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Menteri Hukum Setujui Perubahan Perkumpulan Insan Pers Independen (INSPI)

19 Sep 2026 - 21:08 WIB

Menteri Hukum Setujui Perubahan Perkumpulan Insan Pers Independen (INSPI)

Saksi Lingkan Anggi Alfianto Bantah Pernah Mengaku Utusan Fadia Arafiq

6 Sep 2026 - 22:06 WIB

Saksi Lingkan Anggi Alfianto Bantah Pernah Mengaku Utusan Fadia Arafiq

RUU Perampasan Aset Tak Boleh Tebang Pilih

5 Sep 2026 - 16:11 WIB

RUU Perampasan Aset Tak Boleh Tebang Pilih
Trending di Headline