Menu ✖

Otomatis
BERITA UTAMA

Polisi & Tni

Buruh Konveksi Mendadak Tewas Saat Tidur, Tubuh Sudah Kaku

badge-check

Buruh Konveksi Mendadak Tewas Saat Tidur, Tubuh Sudah Kaku Perbesar

Sempat Bikin Kopi Usai Kerja, Pria 52 Tahun Ditemukan Tak Bernyawa di Rumah Konveksi Pekalongan

PEKALONGAN – Buruh konveksi mendadak tewas setelah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa di tempat tinggalnya di Kabupaten Pekalongan.

Peristiwa tersebut mengejutkan keluarga dan warga sekitar.Suasana sebuah rumah konveksi di Desa Pegaden Tengah, Kecamatan Wonopringgo, Kabupaten Pekalongan, mendadak gempar.

ChatGPT Image 21 Sep 2026 22.56.37

Seorang buruh konveksi berinisial S (52), ditemukan meninggal dunia secara mendadak saat sedang beristirahat, Jumat (28/8/2026) malam.

Pria yang diketahui berasal dari Desa Darmakradenan, Kecamatan Ajibarang, Kabupaten Banyumas, itu ditemukan sekitar pukul 20.00 WIB. Saat ditemukan, kondisi tubuh korban sudah dingin dan kaku.

Peristiwa tersebut kemudian dilaporkan kepada Polsek Wonopringgo. Polisi bersama tim medis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan pemeriksaan terhadap korban dan tempat kejadian perkara (TKP).

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si melalui Kasubsi Penmas Sihumas Iptu Suwarti, S.H. membenarkan kejadian tersebut.

“Petugas bersama tim medis telah melakukan olah TKP dan pemeriksaan terhadap kondisi jenazah. Dari hasil pemeriksaan, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban,” kata Iptu Suwarti.

Masih Beraktivitas

Berdasarkan keterangan sejumlah saksi, korban baru mulai bekerja sebagai buruh konveksi di rumah milik salah seorang warga tersebut sejak Rabu (19/8/2026).

Peristiwa buruh konveksi mendadak tewas tersebut membuat keluarga dan warga sekitar terkejut.

Pada Jumat pagi, korban masih terlihat beraktivitas seperti biasa. Ia mengangkat dan merapikan barang-barang yang berada di dalam rumah konveksi.

Karena setiap Jumat kegiatan menjahit diliburkan, korban kemudian beristirahat setelah menyelesaikan pekerjaannya. Sebelum tidur, korban sempat membuat kopi dan meminumnya.

Setelah itu, korban memilih beristirahat dengan posisi tiduran di lantai rumah konveksi.

Sore harinya, pemilik rumah konveksi masih melihat korban tidur dalam posisi tengkurap. Tidak ada sesuatu yang mencurigakan saat itu.

Namun hingga sekitar pukul 20.00 WIB, rumah konveksi tersebut masih dalam keadaan gelap. Lampu belum juga dinyalakan.

Curiga dengan kondisi tersebut, pemilik rumah kemudian masuk ke dalam untuk menyalakan lampu. Korban ternyata masih berada dalam posisi yang sama dan tidak kunjung bangun.

Pemilik rumah kemudian mencoba membangunkan korban dengan menyentuh tubuhnya. Betapa terkejutnya ketika tubuh korban ternyata sudah dalam kondisi dingin dan kaku.

Peristiwa buruh konveksi mendadak tewas tersebut mengejutkan keluarga dan warga di sekitar lokasi kejadian.

Mengetahui hal tersebut, pemilik rumah langsung memanggil pekerja lainnya serta Ketua RT setempat. Kejadian itu kemudian dilaporkan kepada Polsek Wonopringgo.

Baca juga : Kematian Aqib Harus Diungkap Terang, Master Justice Siap Kawal Proses Hukum hingga Tuntas

Tak Ada Tanda Kekerasan

Mendapat laporan tersebut, anggota Polsek Wonopringgo segera mendatangi lokasi. Polisi selanjutnya berkoordinasi dengan tim medis Puskesmas Wonopringgo.

Olah TKP dan pemeriksaan terhadap jenazah dilakukan bersama dokter dan bidan dari Puskesmas Wonopringgo.

Hasil pemeriksaan awal tidak menemukan adanya tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Polisi juga memeriksa barang-barang milik korban. Di dalam tas korban ditemukan obat Amlodipine Besylate 10 mg yang diketahui merupakan obat untuk tekanan darah tinggi.

“Dari pemeriksaan awal tim medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di dalam tas korban juga ditemukan obat Amlodipine Besylate 10 mg yang merupakan obat untuk tekanan darah tinggi,” jelas Iptu Suwarti.

Polisi kemudian berkoordinasi dengan Polsek Ajibarang, Polresta Banyumas, untuk menyampaikan kabar meninggalnya korban kepada pihak keluarga.

Diduga Serangan Jantung

Jenazah korban selanjutnya dibawa ke RSI PKU Muhammadiyah Pekajangan untuk menjalani pemeriksaan medis atau visum luar.

Dari pemeriksaan dokter, ditemukan lebam mayat pada tubuh korban. Berdasarkan kondisi tersebut, korban diperkirakan telah meninggal dunia lebih dari tiga jam sebelum ditemukan.

Dokter juga tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban.

Dengan mempertimbangkan hasil pemeriksaan terhadap jenazah serta ditemukannya obat untuk tekanan darah tinggi di dalam tas korban, polisi menduga korban meninggal akibat serangan jantung yang berkaitan dengan riwayat hipertensi.

Meski demikian, polisi memastikan tidak ada indikasi korban menjadi korban tindak kejahatan.

Barang-barang berharga milik korban juga masih lengkap dan tidak ditemukan adanya barang yang hilang.

“Barang-barang berharga milik korban masih lengkap dan tidak ada yang hilang. Keluarga juga telah menerima kejadian tersebut sebagai kematian mendadak dan wajar serta tidak menghendaki dilakukan autopsi,” ungkap Iptu Suwarti.

Setelah seluruh rangkaian pemeriksaan selesai, jenazah korban diserahkan kepada pihak keluarga. Jenazah selanjutnya dibawa untuk dimakamkan.

Polisi masih melakukan pemeriksaan terkait penyebab buruh konveksi mendadak tewas tersebut.

Peristiwa tersebut menjadi duka bagi keluarga dan rekan-rekan korban. Tak ada yang menyangka, aktivitas bekerja pada Jumat pagi menjadi kegiatan terakhir korban sebelum ditemukan meninggal dunia saat beristirahat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kematian Aqib Harus Diungkap Terang, Master Justice Siap Kawal Proses Hukum hingga Tuntas

4 Okt 2026 - 14:59 WIB

Kematian Aqib Harus Diungkap Terang, Master Justice Siap Kawal Proses Hukum hingga Tuntas

Polda Jateng Amankan Dua Pria Bawa Sabu 10,63 Gram dari Pontianak ke Semarang

2 Okt 2026 - 19:54 WIB

Polda Jateng Amankan Dua Pria Bawa Sabu 10,63 Gram dari Pontianak ke Semarang

Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah di Kesesi Pekalongan

22 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah di Kesesi Pekalongan

Gudang Kayu di Kedungwuni Pekalongan Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

22 Sep 2026 - 07:13 WIB

Gudang Kayu di Kedungwuni Pekalongan Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

Kebakaran Hutan Perhutani di RPH Sigugur Pekalongan Padam, Petugas Lakukan Pendinginan

21 Sep 2026 - 08:02 WIB

Kebakaran Hutan Perhutani di RPH Sigugur Pekalongan Padam, Petugas Lakukan Pendinginan
Trending di Polisi & Tni