Menu ✖

Otomatis
BERITA UTAMA

Headline

Polres Pekalongan Dampingi Balita Penderita CTEV Jalani Pemeriksaan Medis

badge-check

Polres Pekalongan mendampingi balita penderita CTEV di Paninggaran menjalani pemeriksaan dokter spesialis ortopedi dan menerima sepatu khusus. Perbesar

Polres Pekalongan mendampingi balita penderita CTEV di Paninggaran menjalani pemeriksaan dokter spesialis ortopedi dan menerima sepatu khusus.

Dokkes Polres Pekalongan bersama Bhabinkamtibmas mendampingi Aiza Nur Fayza menjalani pemeriksaan ortopedi dan menerima sepatu khusus CTEV bantuan Yayasan Mentari. Pendampingan Polres Pekalongan untuk Aiza

 

ChatGPT Image 21 Sep 2026 22.56.37

PEKALONGAN – Polres Pekalongan kembali menunjukkan kepedulian terhadap masyarakat melalui pendampingan kesehatan bagi seorang balita penderita Congenital Talipes Equinovarus (CTEV) atau kelainan bentuk kaki sejak lahir di Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan, Sabtu (19/9/2026) pagi.

Pendampingan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polres Pekalongan terhadap masyarakat yang membutuhkan perhatian di bidang kesehatan, khususnya anak yang memerlukan pemeriksaan dan penanganan medis secara berkelanjutan. Melalui kegiatan tersebut, Polres Pekalongan menunjukkan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga mencakup kepedulian sosial dan pendampingan kepada warga.

Balita tersebut bernama Aiza Nur Fayza, putri pasangan Nur Chozin dan Roma Chumaizah, warga Desa Paninggaran, Kecamatan Paninggaran, Kabupaten Pekalongan.

Pendampingan Polres Pekalongan untuk Aiza

Pendampingan Polres Pekalongan terhadap Aiza dilakukan untuk membantu keluarga mendapatkan pemeriksaan dan penanganan medis lanjutan. Petugas Dokkes bersama Bhabinkamtibmas turut mendampingi keluarga selama proses pemeriksaan di fasilitas kesehatan. Pendampingan dilakukan untuk membantu keluarga mendapatkan akses pemeriksaan dan penanganan medis lanjutan. Petugas Dokkes Polres Pekalongan bersama Bhabinkamtibmas Desa Paninggaran, Bripka Andika, mendampingi keluarga menuju RSI PKU Muhammadiyah Singkil, Tegal.

Di fasilitas kesehatan tersebut, Aiza menjalani pemeriksaan lanjutan oleh dokter spesialis ortopedi. Selain pemeriksaan medis, keluarga juga mendapatkan bantuan berupa sepatu khusus untuk mendukung penanganan kondisi CTEV dari Yayasan Mentari.

Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., melalui Kasi Dokkes Polres Pekalongan dr. Luhur Agus Slameta, mengatakan pendampingan tersebut merupakan bagian dari komitmen kepolisian dalam memberikan pelayanan yang humanis kepada masyarakat.

“Hari ini kami dari Dokkes Polres Pekalongan bersama Bhabinkamtibmas memberikan pendampingan langsung kepada ananda Aiza Nur Fayza untuk menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis ortopedi di RSI PKU Muhammadiyah Singkil Tegal, sekaligus penyerahan dan pengukuran sepatu khusus CTEV dari Yayasan Mentari,” ujar dr. Luhur.

Menurutnya, pendampingan tersebut dilakukan untuk memastikan anak mendapatkan penanganan medis yang sesuai sekaligus memberikan dukungan kepada keluarga selama menjalani proses pengobatan.

Ia menjelaskan, Aiza telah mendapatkan pemeriksaan dari dokter spesialis ortopedi dan memperoleh sepatu khusus yang disesuaikan dengan kebutuhan penanganan kondisi kakinya.

“Ananda Aiza sudah ditangani langsung oleh dokter spesialis ortopedi dan saat ini sudah mendapatkan sepatu khusus penderita kaki bermasalah. Kami berharap melalui pendampingan dan bantuan fasilitas ini, proses pemulihan tumbuh kembang ananda Aiza dapat berjalan optimal sehingga kelak bisa berjalan dan beraktivitas normal seperti anak-anak lainnya,” tutur dr. Luhur.

Pendampingan tersebut sekaligus menjadi bentuk perhatian kepolisian terhadap masyarakat yang membutuhkan dukungan, terutama anak-anak yang memerlukan penanganan kesehatan secara berkelanjutan.

Kehadiran Bhabinkamtibmas bersama tenaga kesehatan kepolisian juga diharapkan dapat membantu keluarga dalam memperoleh informasi dan akses terhadap layanan kesehatan yang dibutuhkan.

Sementara itu, pihak keluarga yang diwakili Nur Chozin menyampaikan rasa haru dan terima kasih atas perhatian yang diberikan jajaran Polres Pekalongan dan Bhabinkamtibmas Desa Paninggaran.

Ia mengapresiasi pendampingan yang dilakukan sejak proses pemeriksaan hingga pengambilan dan pengukuran sepatu khusus bagi Aiza.

Perhatian tersebut diharapkan dapat memberikan semangat kepada keluarga untuk terus mendampingi proses penanganan kesehatan Aiza. Dukungan dari berbagai pihak menjadi bagian penting agar anak dapat memperoleh perawatan yang sesuai dan tumbuh kembangnya terus dipantau.

Melalui kegiatan tersebut, Polres Pekalongan menunjukkan bahwa pelayanan kepolisian tidak hanya berkaitan dengan keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga kepedulian sosial serta pendampingan terhadap warga yang membutuhkan.

Pendampingan terhadap Aiza menjadi bagian dari perhatian kepolisian kepada masyarakat yang membutuhkan akses dan dukungan dalam mendapatkan layanan kesehatan. Bagi keluarga, proses pemeriksaan dan penanganan kondisi CTEV membutuhkan perhatian serta tindak lanjut sesuai arahan tenaga medis.

Kehadiran petugas di tengah keluarga juga memberikan dukungan moral selama menjalani proses pemeriksaan. Selain membantu dalam perjalanan menuju fasilitas kesehatan, petugas turut memastikan proses pemeriksaan dan pengukuran sepatu khusus dapat dilakukan dengan baik.

Sepatu khusus tersebut diharapkan dapat digunakan sesuai dengan petunjuk tenaga kesehatan untuk mendukung proses penanganan kondisi kaki Aiza. Keluarga juga diharapkan tetap mengikuti jadwal pemeriksaan dan rekomendasi dokter agar perkembangan kondisi anak dapat dipantau secara berkala.

Pendampingan seperti ini menunjukkan pentingnya kolaborasi antara keluarga, tenaga kesehatan, kepolisian, dan pihak yang memberikan bantuan. Dengan dukungan berbagai pihak, keluarga diharapkan lebih mudah mendapatkan informasi serta akses terhadap layanan yang dibutuhkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kematian Aqib Harus Diungkap Terang, Master Justice Siap Kawal Proses Hukum hingga Tuntas

4 Okt 2026 - 14:59 WIB

Kematian Aqib Harus Diungkap Terang, Master Justice Siap Kawal Proses Hukum hingga Tuntas

Sidang Fadia Arafiq di Tipikor Semarang: 68 Saksi, 5 Saksi A De Charge, dan Barang Bukti yang Belum Mau Pulang

26 Sep 2026 - 20:27 WIB

Sidang Fadia Arafiq di Tipikor Semarang: 68 Saksi, 5 Saksi A De Charge, dan Barang Bukti yang Belum Mau Pulang

Drama Sidang Fadia Belum Tamat: JPU KPK Sodorkan Tuntutan 5 Tahun dan Rp2,69 Miliar

24 Sep 2026 - 21:42 WIB

Drama Sidang Fadia Belum Tamat: JPU KPK Sodorkan Tuntutan 5 Tahun dan Rp2,69 Miliar

Bursa 11 Kepala OPD Pekalongan Menghangat, Ini Nama-Nama yang Masuk Seleksi

22 Sep 2026 - 18:10 WIB

Bursa 11 Kepala OPD Pekalongan Menghangat, Ini Nama-Nama yang Masuk Seleksi

18 BUMDes Agen Samsat di Kabupaten Pekalongan, Layanan Pajak Makin Dekat

21 Sep 2026 - 18:07 WIB

18 BUMDes Agen Samsat di Kabupaten Pekalongan, Layanan Pajak Makin Dekat
Trending di Headline