Menu ✖

Otomatis
BERITA UTAMA

Headline

Maulid Nabi Jadi Ruang Silaturahmi, Tokoh Muslimah hingga Pengusaha Bersatu dalam Semangat Kebersamaan

badge-check

Maulid Nabi Jadi Ruang Silaturahmi, Tokoh Muslimah hingga Pengusaha Bersatu dalam Semangat KebersamaanPerbesar

Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dikemas sebagai momentum memperkuat persaudaraan, membuka ruang komunikasi lintas elemen dan meneguhkan semangat kolaborasi di tengah keberagaman masyarakat.

JAKARTA – Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW kembali menjadi momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus mempertemukan berbagai elemen masyarakat dalam suasana penuh kebersamaan.

Tidak hanya diisi dengan rangkaian kegiatan keagamaan, momentum tersebut juga dimanfaatkan untuk membangun komunikasi antara tokoh Muslimah, kalangan pengusaha, organisasi kemasyarakatan, hingga unsur politik. Pertemuan itu berlangsung dalam suasana kekeluargaan dengan membawa pesan tentang pentingnya persatuan dan kepedulian sosial.

ChatGPT Image 21 Sep 2026 22.56.37

Kegiatan silaturahmi dan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tersebut dihadiri sejumlah tokoh perempuan, organisasi kemasyarakatan serta jajaran Partai Rakyat Indonesia (PRI).

Sejak awal kegiatan, suasana kebersamaan telah terlihat dari rangkaian acara yang diawali dengan kedatangan dan registrasi para undangan. Para peserta kemudian mengikuti makan siang bersama sebelum memasuki rangkaian acara utama.

Acara resmi dibuka oleh Hj. Relawati Indra Gempita, S.Ag. Dari forum tersebut, pesan mengenai pentingnya menjaga hubungan baik di tengah keberagaman menjadi salah satu tema yang mendapat perhatian.

Hal itu diperkuat melalui pemutaran video lintas agama. Pesan tersebut menjadi simbol bahwa perbedaan latar belakang tidak semestinya menjadi penghalang bagi masyarakat untuk membangun komunikasi dan bekerja bersama.

Rangkaian acara kemudian dilanjutkan dengan doa pembuka yang dipimpin Hj. Mariyam dari Majelis Raudatussaadah.

Suasana religius semakin terasa ketika pembacaan Maulid Nabi Muhammad SAW dilantunkan dengan iringan tim marawis dari MT Silaturrahim.

Meneladani Rasulullah

Peringatan Maulid Nabi pada hakikatnya tidak hanya berkaitan dengan mengenang kelahiran Rasulullah Muhammad SAW. Lebih jauh, momentum tersebut menjadi kesempatan bagi umat untuk kembali mengingat nilai-nilai kehidupan yang dicontohkan Rasulullah, terutama dalam membangun persaudaraan dan kepedulian terhadap sesama.

Nilai tersebut terasa relevan ketika masyarakat saat ini hidup dalam lingkungan sosial yang memiliki beragam latar belakang. Perbedaan organisasi, profesi, pandangan maupun kepentingan sosial membutuhkan jembatan komunikasi agar tidak berubah menjadi sekat.

Karena itu, forum silaturahmi seperti peringatan Maulid Nabi memiliki arti penting. Pertemuan antarelemen masyarakat dapat menjadi ruang untuk saling mengenal, bertukar pandangan dan membuka kemungkinan kerja sama dalam berbagai bidang.

Sejumlah tokoh turut memberikan sambutan dalam kegiatan tersebut.

Dewan Pakar Muslimah Indonesia sekaligus Ketua Umum Persatuan Saudagar Muslim Indonesia (PERSAMI), Prof. Dr. Siti Azizah Ma’ruf Amin, S.H., M.H., menjadi salah satu tokoh yang menyampaikan sambutan.

Kemudian Ketua Umum MURI, Lisawati Subandi, S.E., CIBTAC, CTMR., turut memberikan sambutan. Sementara Ketua Umum Partai Rakyat Indonesia (PRI), Muhammad Nazaruddin, juga menyampaikan pesan dalam kegiatan tersebut.

Kehadiran tokoh-tokoh dari berbagai latar belakang itu memperlihatkan bahwa kegiatan keagamaan dapat menjadi ruang terbuka untuk memperkuat komunikasi sosial.

Bagi masyarakat, silaturahmi bukan sekadar pertemuan seremonial. Hubungan yang terbangun melalui komunikasi dan kebersamaan dapat menjadi modal sosial untuk menghadapi berbagai persoalan yang muncul dalam kehidupan bermasyarakat.

Dari Seremoni Menuju Kepedulian

Setelah rangkaian sambutan, kegiatan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an dan saritilawah.

Qori Julinar Sinaga, S.Sos., S.Pd., membacakan ayat suci Al-Qur’an, sedangkan saritilawah disampaikan oleh Devira.

Puncak kegiatan diisi tausiah yang disampaikan Ustadzah Hj. Dr. Shofwatunida, M.Ag.

Dalam suasana tersebut, para peserta diajak merefleksikan kembali keteladanan Nabi Muhammad SAW. Pesan tentang persaudaraan, kepedulian dan kebersamaan menjadi bagian penting yang diharapkan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Sebab, nilai sebuah peringatan keagamaan tidak hanya diukur dari kemeriahan acara. Yang jauh lebih penting adalah sejauh mana pesan yang disampaikan mampu diterjemahkan menjadi perilaku dan tindakan nyata.

Semangat saling menghormati, membantu sesama dan menjaga hubungan baik dengan lingkungan merupakan nilai yang tetap dibutuhkan dalam kehidupan masyarakat.

Apalagi, keberagaman merupakan kenyataan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan bangsa Indonesia. Karena itu, perbedaan harus ditempatkan sebagai kekuatan, bukan alasan untuk saling menjauh.

Memperkuat Kolaborasi

Rangkaian acara kemudian ditutup dengan doa dan ramah tamah yang kembali dipimpin Hj. Mariyam dari Majelis Raudatussaadah.

Penampilan Pasukan Yatim Faturrahman turut memberikan warna tersendiri dalam kegiatan tersebut sebelum seluruh rangkaian acara ditutup oleh Hj. Relawati Indra Gempita, S.Ag.

Dari keseluruhan rangkaian kegiatan, satu pesan penting yang dapat ditarik adalah bahwa Maulid Nabi dapat menjadi ruang untuk memperkuat hubungan sosial.

Tokoh agama, tokoh perempuan, pengusaha, organisasi masyarakat maupun unsur politik memiliki ruang masing-masing dalam kehidupan sosial. Namun, ketika kepentingan bersama menjadi pijakan, berbagai unsur tersebut dapat dipertemukan dalam semangat kolaborasi.

Kebersamaan semacam itu menjadi penting di tengah dinamika masyarakat yang terus berkembang. Persoalan sosial tidak dapat diselesaikan oleh satu kelompok saja. Diperlukan komunikasi, kepedulian dan keterlibatan banyak pihak.

Karena itu, semangat yang muncul dari peringatan Maulid Nabi diharapkan tidak berhenti setelah acara selesai.

Silaturahmi perlu terus dijaga. Komunikasi perlu diperluas. Sementara semangat kepedulian sosial harus diwujudkan dalam tindakan yang memberikan manfaat bagi masyarakat.

Dengan demikian, peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW tidak hanya menjadi agenda keagamaan tahunan, tetapi juga dapat menjadi momentum memperkuat modal sosial masyarakat.

Dari sebuah pertemuan sederhana, dapat tumbuh komunikasi. Dari komunikasi, lahir kepercayaan. Dan dari kepercayaan, terbuka peluang kolaborasi yang lebih luas.

Semangat itulah yang pada akhirnya membuat Maulid Nabi memiliki makna lebih dalam: bukan sekadar mengenang Rasulullah SAW, tetapi berusaha menghadirkan nilai keteladanan beliau dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Mobil Bertuliskan “No Viral No Justice, Ora Viral Podo Micek” Keliling Kajen, Mustofa Amin Tagih Kejelasan Dugaan Kasus Pengerusakan Mobil Dinas Bupati

14 Okt 2026 - 15:22 WIB

Mobil Bertuliskan “No Viral No Justice, Ora Viral Podo Micek” Keliling Kajen, Mustofa Amin Tagih Kejelasan Dugaan Kasus Pengerusakan Mobil Dinas Bupati

Runtuhnya Kerajaan Pekalengan: Takhta Warisan, Rekomendasi Pesanan, dan Rakyat yang Cuma Kebagian Gorengan

13 Okt 2026 - 08:55 WIB

Runtuhnya Kerajaan Pekalengan: Takhta Warisan, Rekomendasi Pesanan, dan Rakyat yang Cuma Kebagian Gorengan

Hadiah Lebaran hingga Kado Ulang Tahun, Ini Pembelaan Fadia Arafiq

11 Okt 2026 - 18:26 WIB

Hadiah Lebaran hingga Kado Ulang Tahun, Ini Pembelaan Fadia Arafiq

Pledoi Fadia Arafiq: Ketika Pengabdian Berujung Air Mata, Anak Menanggung Malu, dan Palu Hakim Menunggu Jawaban

11 Okt 2026 - 16:53 WIB

Pledoi Fadia Arafiq: Ketika Pengabdian Berujung Air Mata, Anak Menanggung Malu, dan Palu Hakim Menunggu Jawaban

Pledoi Fadia Arafiq: 874 Barang Bukti, Rp2,69 Miliar, dan Hak Politik—Ketika Perkara Hukum Punya Bab yang Tak Sedikit

10 Okt 2026 - 11:06 WIB

Pledoi Fadia Arafiq: 874 Barang Bukti, Rp2,69 Miliar, dan Hak Politik—Ketika Perkara Hukum Punya Bab yang Tak Sedikit
Trending di Headline
```