Menu ✖

Otomatis
BERITA UTAMA

Polisi & Tni

Kebakaran Hutan Pinus Petungkriyono, Polres Pekalongan Gelar Rapat Darurat

badge-check

Kebakaran Hutan Pinus Petungkriyono, Polres Pekalongan Gelar Rapat Darurat Perbesar

Tim Gabungan Disiapkan, Sekat Bakar Dibuat untuk Cegah Api Merambat

PEKALONGAN – Kebakaran Hutan Pinus Petungkriyono di kawasan Petak 39E RPH Togopakis, Desa Curugmuncar, Kecamatan Petungkriyono, Kabupaten Pekalongan, mendapat perhatian serius dari aparat dan pemerintah daerah.

Polres Pekalongan langsung menggelar rapat koordinasi lintas sektoral di Mapolsek Doro, Sabtu (5/9/2026) malam. Rapat darurat tersebut dipimpin Kapolres Pekalongan AKBP Rachmad C. Yusuf, S.I.K., M.Si., bersama Wakapolres Kompol M. Farid Amirullah, jajaran PJU, BPBD, Satpol PP dan Damkar, Perum Perhutani Pekalongan Timur, serta unsur Muspika Doro dan Petungkriyono.

ChatGPT Image 21 Sep 2026 22.56.37

Polres Pekalongan Siapkan Strategi Penanganan

Kapolres menjelaskan, kebakaran diduga bermula ketika kabel jaringan listrik putus setelah tertimpa pohon. Percikan api kemudian menyambar rerumputan kering hingga menjalar ke kawasan hutan.

“Kebakaran sebenarnya terjadi pada pagi hari dan sempat dilaporkan padam. Namun, angin kencang pada siang hari membuat bara api kembali menyala,” ujar Rachmad.

Tim Gabungan Siapkan Sekat Bakar

Menurutnya, kondisi medan menjadi tantangan tersendiri. Kawasan hutan berada di perbukitan dengan kontur curam dan minim sumber air, sehingga proses pemadaman tidak mudah dilakukan.

Rachmad menegaskan, penanganan harus dilakukan sampai bara api benar-benar dingin. Langkah tersebut penting untuk mencegah api kembali membesar dan meluas ke kawasan hutan lainnya, terlebih kondisi kemarau meningkatkan potensi terjadinya kebakaran.

Penanganan Kebakaran Hutan Pinus Petungkriyono

Penanganan Kebakaran Hutan Pinus Petungkriyono membutuhkan koordinasi antara sejumlah unsur karena lokasi berada di kawasan perbukitan dengan medan yang cukup sulit. Tim gabungan tidak hanya berkonsentrasi pada kobaran api yang masih terlihat, tetapi juga melakukan penyisiran terhadap titik-titik yang berpotensi menyimpan bara.

Kondisi vegetasi yang kering selama musim kemarau menjadi perhatian tersendiri. Bara yang berada di balik batang pohon, semak maupun material kering dapat kembali menyala apabila terkena angin. Karena itu, proses pemadaman harus dilanjutkan dengan pendinginan dan pemeriksaan kawasan secara menyeluruh.

Pembuatan sekat bakar juga menjadi salah satu strategi untuk menghambat kemungkinan api menjalar ke area lain. Vegetasi pada jalur tertentu dibersihkan sehingga terbentuk ruang pemisah antara kawasan yang berpotensi terbakar dengan wilayah yang masih aman. Langkah tersebut sekaligus memberikan ruang bagi petugas untuk melakukan pemantauan.

Selain penanganan di lokasi, koordinasi antarinstansi terus dilakukan untuk memastikan kebutuhan personel, kendaraan, peralatan pemadam dan dukungan logistik dapat terpenuhi. Pemantauan kawasan juga diperlukan untuk mengetahui apabila terdapat asap atau titik api baru.

Kebakaran Hutan Pinus Petungkriyono menjadi perhatian karena kondisi medan, angin dan vegetasi kering dapat memengaruhi proses pemadaman. Oleh sebab itu, setelah api berhasil dikendalikan, petugas tetap perlu memastikan kawasan benar-benar aman sebelum operasi dinyatakan selesai.

Kebakaran hutan pinus Petungkriyono menjadi perhatian karena kondisi medan yang terjal dan angin kencang dapat mempercepat penyebaran api.

Untuk mempercepat penanganan, tim gabungan dijadwalkan apel bersama pada Minggu (6/9/2026) pagi sebelum bergerak menuju lokasi.

Tim akan dibagi menjadi dua kelompok. Satu tim fokus melakukan pemadaman, sedangkan tim lainnya membuat sekat bakar dengan memotong atau membersihkan vegetasi pada radius tertentu guna memutus jalur penjalaran api.

“Besok Tim Siaga Bhayangkara bergerak ke lokasi bersama unsur terkait. Strategi di lapangan kita bagi menjadi tim pemadam dan tim yang membuat sekat bakar,” tegas Rachmad.

Pengawasan Kawasan Diperketat

Polres Pekalongan juga berencana membentuk Satgas Karhutla di tingkat Polsek pada wilayah yang dinilai rawan kebakaran. Pengawasan kawasan hutan akan diperketat selama musim kemarau.

Sementara itu, Perum Perhutani Pekalongan Timur menyebut penanganan awal telah dilakukan. Area yang terdampak diperkirakan sekitar 0,06 hektare, dengan sedikitnya 11 pohon pinus terbakar.

Petugas Perhutani bahkan melakukan penyisiran pada malam hari menggunakan selang dan tangki penyemprot air punggung untuk memastikan bara yang masih berada di dalam batang pohon berongga dapat dipadamkan.

Dinas Satpol PP dan Damkar Kabupaten Pekalongan turut menyiagakan kendaraan operasional, tandon air portabel, serta sambungan selang sepanjang sekitar 180 meter untuk menjangkau titik yang sulit didatangi kendaraan pemadam.

BPBD Kabupaten Pekalongan juga memastikan dukungan logistik dan pengangkutan air bersama pihak Kecamatan Petungkriyono. Seluruh unsur diharapkan dapat bekerja terpadu agar kebakaran tidak kembali meluas.

Penanganan kebakaran hutan pinus Petungkriyono dilakukan dengan melibatkan sejumlah unsur terkait.

Kini perhatian tertuju pada operasi pemadaman Minggu pagi. Sebab, di tengah medan terjal, angin dan kondisi kering, bara kecil sekalipun bisa kembali berubah menjadi kobaran besar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Belum ada komentar disini
Jadilah yang pertama berkomentar disini
Baca Lainnya

Kematian Aqib Harus Diungkap Terang, Master Justice Siap Kawal Proses Hukum hingga Tuntas

4 Okt 2026 - 14:59 WIB

Kematian Aqib Harus Diungkap Terang, Master Justice Siap Kawal Proses Hukum hingga Tuntas

Polda Jateng Amankan Dua Pria Bawa Sabu 10,63 Gram dari Pontianak ke Semarang

2 Okt 2026 - 19:54 WIB

Polda Jateng Amankan Dua Pria Bawa Sabu 10,63 Gram dari Pontianak ke Semarang

Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah di Kesesi Pekalongan

22 Sep 2026 - 17:19 WIB

Lansia 82 Tahun Ditemukan Meninggal di Rumah di Kesesi Pekalongan

Gudang Kayu di Kedungwuni Pekalongan Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

22 Sep 2026 - 07:13 WIB

Gudang Kayu di Kedungwuni Pekalongan Terbakar, Kerugian Capai Rp100 Juta

Kebakaran Hutan Perhutani di RPH Sigugur Pekalongan Padam, Petugas Lakukan Pendinginan

21 Sep 2026 - 08:02 WIB

Kebakaran Hutan Perhutani di RPH Sigugur Pekalongan Padam, Petugas Lakukan Pendinginan
Trending di Polisi & Tni